Kemana Desaku?

Oleh : Naura Azkia Darwisy (Kelas VII Fatimah)

Dulu kulihat hamparan hijau
Sawah beratap biru muda
Kanan kiri sawah, tengahnya jalan indah
Yang berada di antara bukit nan tinggi

Namun sekarang berbeda…
Yang dulunya tanah becek berwarna coklat
Karena terguyur hujan
Kini tanah berubah menjadi abu-abu
Lama aku cari tanah becek itu

Kenapa kini tidak terlihat?
Rupanya cemara kehidupan menjulang
Menjadi rumah, gedung, dan bangunan tinggi

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait