PERSATUAN DALAM KEBERAGAMAN Naura Azkia Darwisy (2)
RIGEL

Novel ini menceritakan tentang Damian Rigel Falanio, ketua geng “Toxic” yang memiliki sifat konyol, keras kepala tapi juga cool. Apakah Rigel adalah sosok ketua geng yang suka kebut-kebutan? Tidak. Berbeda dengan Rigel, kelompoknya lebih suka tawuran, terutama dengan geng sekolah sebelah yang diketuai Dirga, musuh bebuyutan Rigel.

Sebenarnya, kedua kelompok ini tidak pernah terlibat perselisihan. Namun, saat mengetahui geng “Toxic” yang dikomandoi Rigel terbentuk, geng “The Dark” yang dipimpin Dirga mulai mencari masalah. Berbagai cara dilakukan Dirga dan anggota gengnya untuk mengganggu dan menimbulkan keributan dengan kelompok Rigel. Salah satu masalah yang Dirga dan geng nya buat adalah salah satu anggota geng Rigel dihajar oleh Dirga dan kawan-kawannya.

Rigel dan anggota geng “Toxic” pun tidak terima. Akhirnya permasalahan itu berujung pada tawuran antar dua geng tersebut. Menurut mereka, tawuran adalah salah satu cara menyelesaikan masalah. Berbulan-bulan pun berlalu, namun geng Rigel dan Dirga tak kunjung saling memaafkan.

Belakangan, geng Rigel maupun Dirga tidak mencari masalah. Ternyata, Rigel sedang jatuh cinta pada Aurora. Aurora sendiri ternyata adalah mantan kekasih Dirga.

Rigel berkenalan dengan Aurora dengan cara yang tidak disengaja. Pada suatu sore, saat hujan deras menyelimuti kota Jakarta, Rigel dan Aurora bertemu. Saat pertama kali bertemu, Aurora terlihat sangat cuek terhadap Rigel. Apakah hal ini membuat Rigel menyerah?

Setelah perjuangan Rigel yang cukup panjang, akhirnya Aurora perlahan-lahan mulai membuka hatinya untuk Rigel. Untuk pertama kalinya Aurora mengajak Rigel datang ke rumah Aurora. Ia pun bertemu dengan mama Aurora yang langsung terpikat dengan sosok Damian Rigel Falanio.

Apakah hubungan Rigel dengan Aurora akan memperpanjang perselisihan antara geng “Toxic” dengan “The Dark”? Atau justru sebaliknya?

 

Simak juga resensi Rigel di channel Youtube kami, klik gambar di bawah ini!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait