Yogyakarta, Kota Bersejarah Saksi Kejayaan Mataram Islam

Oleh: Rani Wulandari, S.Pd.

Yogyakarta kota yang unik dengan berbagai tradisi Jawa yang begitu melekat. Mendengar nama Daerah Istimewa Yogyakarta pasti membuat kita berpikir bahwa Yogyakarta adalah kota yang istimewa seperti namanya. Kenapa sih Yogyakarta disebut kota istimewa.? Adanya Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman menjadi salah satu alasan Yogyakarta memperoleh status Istimewa. Hal tersebut tidak terlepas dari sejarah Yogyakarta sebagai saksi kejayaan Mataram Islam.

Mataram Islam merupakan kerajaan yang didirikan oleh Sutawijaya atau dikenal juga dengan Panembahan Senopati. Pusat kerajaan Mataram Islam ada di Kotagede. Mataram Islam mencapai kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Agung. Lalu apa saja sih situs sejarah peningggalan Kerajaan Mataram Islam di Yogyakarta?

Keraton Kesultanan Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan hasil dari adanya Perjanjian Giyanti. Kerajaan Mataram Islam dibagi menjadi dua yaitu Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Keraton Yogyakarta saat ini dijadikan sebagai bagian dari cagar budaya yang memiliki banyak ruang dan fungsi. Meskipun tidak semua ruangan dapat kita kunjungi, banyak sejarah Kota Yogyakarta yang dapat kita pelajari dengan mengunjungi Keraton Yogyakarta.

Komplek Masjid Besar Mataram Kotagede

Masjid Gedhe Mataram mulai dibangun pada tahun 1578 dan selesai pada tahun 1587. Lokasinya berada di Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, DIY. Masjid ini dikenal sebagai tempat wisata religi dan masih dimanfaatkan untuk ibadah. Ketika kita mengunjungi masjid ini kita bisa mengabadikan momen di sekitar masjid tersebut karena setiap sudut kompleksnya unik dan autentik.

Taman Sari

Tamansari merupakan situs sejarah bagian dari Keraton Yogyakarta. Tamansari, yang berarti taman yang indah, pada mulanya merupakan sebuah taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta. Tamansari saat ini menjadi wisata yang sangat digemari oleh wisatawan lokal dan wisatawan asing karena keindahan dan kemegahan bangunannya.

Kompleks Makam Imogiri

(sumber foto : https://budaya.jogjaprov.go.id/berita/detail/1306-makam-imogiri)

Komplek Makam Imogiri dikenal dengan sebutan Pajimatan yang terletak di Gunung Merak, Imogiri, Bantul. Makam ini merupakan makam Raja Mataram Islam beserta keturunannya termasuk Raja Kesultanan Yogyakarta dan Kasunan Surakarta. Apabila kita mengunjungi makam Imogiri, wisatawan dapat mengunjungi makam Imogiri dan mengirimkan doa di depan pusara dengan menggunakan pakaian tradisional.

Nah situs-situs tersebut menjadi bukti bahwa Mataram Islam pernah berjaya. Masih ada situs lain yang merupakan napak tilas kerajaan  Mataram Islam seperti situs Keraton Plered dan Situs Kerto. Situs-situs tersebut dapat menjadi pesona budaya Yogyakarta. Kita sebagai warga Yogyakarta harus bangga atas kebudayaan yang ada.  Yuk jangan lupa kunjungi situs sejarah Yogyakarta. Salam Budaya, Lestari Budayaku.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

    Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

    Mendidik adalah memimpin,
    berkarya adalah bernyawa.

    Artikel Terkait